CANDI BOROBUDUR

LABUAN BAJO

Minggu, 30 Oktober 2016

MENIKMATI PESONA RAJA AMPAT DI TIMUR INDONESIA

Hai sobat pendaki semuanya, kali ini kita mau ngebahas tentang indahnya pesona Raja Ampat yang berada di timur Indonesia.



Raja Ampat berlokasi di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, ibukota Kabupaten ini terletak di Waisai. Kabupaten ini memiliki '610 pulau, termasuk kepulauan Raja Ampat.
Wisata raja Ampat memang tak pelak menjadi incaran berbagai orang dari belahan dunia. Meskipun ongkosnya mahal, agaknya tidak menjadi alasan bagi turis untuk datang.
Untuk mempertahankan kelestariannya, upaya yang dilakukan adalah pembatasan bagi aktivitas penyelaman di Raja Ampat. Alasannya, suhu badan yang dikeluarkan para penyelam dikhawatirkan bisa merusak terumbu karang.



Menginjakkan kaki di Raja Ampat merupakan impian bagi semua orang, karena disana banyak sekali spot-spot cantik untuk menyelam bagi para sobat yang gemar menyelam dan juga tak kalah serunya untuk para sobat yang gemar mendaki karena disana juga banyak spot-spot yang tak kalah menarik untuk didaki.
Untuk melancong ke Raja Ampat waktu yang paling ideal adalah antara September-Mei meskipun cuaca sangatlah panas, adapun Juni-Agustus terjadi angin kencang yang bisa menyebabkan munculnya ombak hingga setinggi 4 meter.
Dengan banyaknya spesies karang di kepulauan Raja Ampat secara otomatis juga terdapat banyak spesies ikan karang. Selain itu para sobat juga dapat menemukan ikan pari manta, ikan duyung, kuda laut, ikan barakuda, hiu karang, penyu, tuna dan lain-lain. Sisa-sisa perang dunia kedua juga dapat anda temui diperairan ini misalnya bangkai pesawat perang di Pulau Wai.



Nah jadi buat para sobat, saatnya menghilangkan kepenatan sejenak dan berlibur ke Raja Ampat.

Sumber : www.travel.kompas.com
                www.anekatempatwisata.com




#pendakiselow
#pesonaindonesia

Sabtu, 24 September 2016

PESONA CURUG TIGA TINGKAT SUKABUMI

CURUG CIKANTEH

Curug ini berlokasi di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sukabumi berjarak 135 km dari kota Sukabumi. Akses untuk menuju Curug Cikanteh memang masih sangat sulit, kalian harus menerobos semak-semak, mendaki gunung, bahkan menyebrangi sungai. Curug Cikanteh ini memang terkenal dengan cirikhasnya memiliki tiga tingkatan yang masing-masingnya memiliki nama. Tingkatan yang paling dasar di berinama Curug Sodong, sedangkan tingkatan yang kedua diberinama Curug ngelai, dan yang paling atas diberinama Curug Cikanteh.





Curug Cikanteh adalah jenis air terjun permanen, jadi apabila musim kemarau tiba debit air di Curug Cikanteh tidak berkurang ataupun mengecil. Untuk memasuki kawasain Curug Cikanteh kalian harus memasuki wilayah Taman Geopark Ciletuh. Di Geopark Ciletuh inilah Curug Cikanteh berada, tak hanya Curug Cikanteh. Di Geopark Ciletuh juga terdapat banyak curug yang akan membawa kalian ke suasana era zaman batu.



#PendakiSelow
#PesonaIndonesia



Kamis, 22 September 2016

GUNUNG RINJANI 3726 MDPL


Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, NTB. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya.



Gunung Rinjani 3726 mdpl

Pendakian Gunung Rinjani (puncak) merupakan salah satu objek wisata yang menjadi andalan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Gunung Rinjani sebagai gunung vulkanik yang masih aktif nomor 2 tertinggi di Indonesia. Puncak Gunung Rinjani merupakan tujuan sebagian besar para petualang dan pencinta alam yang mengunjungi kawasan ini karena apabila telah berhasil mencapai puncak itu merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Animo komunitas pencinta alam di seluruh nusantara bahkan dari mancanegara dalam kegiatan pendakian cukup besar, ini terbukti dengan jumlah pengunjung yang melakukan pendakian setiap tahunnya mengalami peningkatan. Kegiatan pendakian secara besar-besaran dilakukan pada bulan Juli s/d Agustus, pada bulan Agustus (pertengahan) peserta pendakian umumnya didominasi oleh kalangan pelajar/mahasiswa dari seluruh Indonesia yang ingin merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Puncak Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak melalui kegiatan “Tapak Rinjani” yang diadakan secara rutin setiap tahunnya oleh salah satu kelompok pencinta alam di Pulau Lombok yang bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.




Plawangan Sembalun

Pesona unggulan Taman Nasional Gunung Rinjani yang sangat prospektif adalah Danau Segara Anak, lokasi ini dapat ditempuh dari dua jalur resmi pendakian yaitu jalur pendakian Senaru dan jalur pendakian Sembalun. Untuk mengunjungi Danau Segara Anak dari jalur Senaru dibutuhkan waktu tempuh sekitar 7 – 10 jam berjalan kaki (± 8 Km) dari pintu gerbang jalur pendakian Senaru. Sedangkan dari jalur pendakian Sembalun ditempuh dalam waktu 8 – 10 jam. Danau segara anak dengan ketinggian ± 2.010 m dpl dan kedalaman danau sekitar ± 230 meter mempunyai bentuk seperti bulan sabit dengan luasan sekitar 1.100 Ha. Disekitar Danau Segara Anak terdapat lahan yang cukup luas dan datar, dapat digunakan untuk tempat berkemping/berkemah, juga pengunjung bisa memancing ikan di danau atau berendam di air panas yang mengandung belerang.



Danau Segara Anak

Obyek lainnya di sekitar Danau Segara Anak adalah Hulu Sungai Koko Puteq ± 150 meter dari Danau Segara Anak. Selain itu terdapat pula Goa Susu, Goa Manik, Goa Payung, Goa Susu dipercaya dapat dijadikan media bercermin diri serta sering pula dipergunakan sebagai tempat bermeditasi. Sedangkan di bagian bawah Danau Segara Anak terdapat sumber air panas (Aik Kalak Pengkereman Jembangan) yang biasa digunakan untuk menguji dan memandikan benda-benda bertuah (Pedang, Keris, Badik, Tombak, Golok, dll) dimana jika benda-benda tersebut menjadi lengket apabila direndam itu menandakan benda-benda tersebut jelek/tidak memiliki kekuatan supranatural, sebaliknya apabila benda-benda tersebut tetap utuh berarti benda tersebut memiliki kekuatan supranatural/dipercaya memiliki keampuhan.



Puncak Rinjani

Gunung Agung di Bali, Gunung Raung di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan gairah pendaki.

Sumber : Wikipedia Indonesia









#PendakiSelow
#PesonaIndonesia